Tutorial

Komentar Terbaru

 

Kamus Bahasa Jepang Otomatis dengan Firefox

Tanggal: 2009-03-12 | Kategori: Web Browser

Pernahkah anda mencari informasi sederhana di suatu situs atau mengisi form aplikasi online, namun situs tersebut dalam bahasa Jepang, sehingga anda terbentur oleh beberapa kata yang kebetulan anda lupa atau tidak tahu artinya? Dalam keadaan itu seperti alangkah terbantunya jika ada seseorang yang mahir berbahasa Jepang di samping kita dan kemudian kita berkata padanya, "Eh Jon. Ini apa sih artinya?" sambil menempelkan jari ke monitor, menunjuk kata tersebut. Tentu saja ini bukanlah situasi yang ada pada tiap orang. Tetapi, ada sebuah add-on bernama Perapera-kun dari browser Firefox yang dapat membantu dalam kasus di atas selama 24 jam tanpa kenal lelah.

Pera-pera-kun berfungsi memunculkan terjemahan suatu kata dari bahasa Jepang ke bahasa lain ketika kita meletakkan pointer mouse pada kata tersebut (lihat gambar di bawah). Sederhana bukan? Anda tidak perlu lagi susah-payah membolak-balik kamus ataupun mengcopy-paste ke dalam kamus elektronik untuk mencari arti sebuah kata.

peraperakun in action

Berikut adalah tutorial untuk melengkapi Firefox anda dengan Pera-pera-kun

1. Tentu saja anda harus memiliki Firefox. Jika anda belum memilikinya, anda dapat memperoleh Firefox secara gratis di:
http://www.mozilla.com/en-US/firefox/all.html
Ada berbagai pilihan bahasa dan operating system. Pastikan anda memilih versi dengan bahasa dan operating system yang sesuai.

2. Download, install firefox, kemudian buka firefox.

3. Dengan firefox, kunjungi situs:
https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/3343/

4. Klik Add to Firefox. Pada halaman berikutnya, klik Accept and Install.

5. Firefox akan menanyakan apakah anda mengizinkan add-on ini untuk di-install. Pilih Install now.

6. Setelah instalasi berakhir, anda akan ditawarkan untuk me-restart firefox. Pilihan anda tidak akan berpengaruh pada langkah selanjutnya.

7. Sekarang Perapera-kun telah menjadi bagian dari Firefox. Tetapi Perapera-kun hanyalah sebuah mesin untuk menelusuri kamus, jadi kita harus melengkapinya dengan kamus yang dibutuhkan, yaitu kamus Jepang-Inggris. Kamus ini bisa diperoleh dengan mengunjungi:
http://www.polarcloud.com/rikaichan
Kemudian pada bagian Word Dictionary anda akan melihat berbagai kamus bahasa Jepang. Mungkin suatu saat ada Japanese-Indonesian, tapi saat ini pilihlah Install untuk Japanese-English Dictionary.

8. Sistem keamanan Firefox akan secara otomatis memblok instalasi, namun anda dapat memberitahu Firefox untuk mengizinkan installasi berjalan dengan mengklik Allow pada sisi atas browser anda (lihat gambar di bawah). Selanjutnya Firefox akan meminta persetujuan anda kembali. Pilih Install Now.

firefox allow add-on

9. Setelah instalasi selesai, tutup Firefox, kemudian buka kembali.

10. Sekarang cobalah buka situs berbahasa Jepang. Kemudian untuk mengaktifkan Peraperakun, anda bisa menggunakan 2 cara: 1) klik menu Tools > Perapera-kun, atau 2) klik kanan pada halaman situs kemudian pilih Perapera-kun. Cobalah mengarahkan mouse pada beberapa kata bahasa Jepang dan bandingkan kemudahannya dibandingkan mengcopy-paste kata satu per satu ke kamus elektronik.

11. Lakukan prosedur yang sama seperti nomor 10 untuk membuat Perapera-kun non-aktif.

Salah satu alasan keunggulan Firefox dibandingkan browser lain adalah beragamnya add-on yang tersedia gratis bagi browser ini. Bagi anda yang asing dengan istilah add-on: jika browser Firefox kita anggap sebuah mobil, maka add-on adalah aksesoris yang memberi nilai tambah bagi mobil tersebut. Misalnya GPS, antena radio, ban untuk medan salju, radar, nitro booster, roket untuk menghancurkan gedung seperti di dalam game, dan sebagainya. Sistem Firefox yang terbuka membuat setiap orang dapat membuat add-on dengan kreativitasnya sesuai dengan kebutuhan. Dengan kreativitas dan kontribusi dari jutaan pengembang komputer di seluruh dunia, lahirlah berbagai macam add-on yang membantu user di berbagai bidang (web developer, fotografi, desain grafis, translasi, dan lainnya).

Sebagai penutup, ada satu hal yang perlu diwaspadai bagi yang belum pernah belajar bahasa Jepang, yaitu anggapan bahwa hanya dengan modal Perapera-kun dan bahasa Inggris maka seseorang dapat menerjemahkan suatu kalimat bahasa Jepang dengan tepat adalah anggapan yang keliru dan berbahaya jika dijadikan keyakinan. Khususnya karena bahasa Jepang memiliki grammar yang kompleks dan gaya bahasa yang sangat berbeda dengan bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia. Dalam kasus bahasa Inggris pun, misalnya, jika seseorang yang tidak bisa berbahasa Inggris mencoba menerjemahkan kalimat, "Those stories sound dramatic, but once you know that I totally made them up, it will be darn flat," hanya dengan modal kamus Hassan M. Sadili, tentu hasil terjemahannya kemungkinan besar akan jauh berbeda dengan maksud kalimat yang sebenarnya.

Komentar (0) | Tulis Komentar

  • BlinkList
  • blogmarks
  • del.icio.us
  • digg
  • Furl
  • Ma.gnolia
  • Reddit
  • YahooMyWeb

Kembali ke atas