Tutorial
Manipulasi Dasar Foto Digital dengan GIMP
Tanggal: 2008-09-14 | Kategori: Foto dan Grafis
0. GIMP Selayang Pandang
Pada saat anda membuka GIMP pertama kali, anda akan menemukan bahwa GIMP tersusun dari beberapa jendela. Jendela Main Toolbox (lihat gambar di bawah) merupakan jendela utama GIMP. Menutup jendela ini sama dengan mengakhiri GIMP secara keseluruhan. Di dalam jendela ini juga kita dapat memilih berbagai fasilitas seperti kuas, seleksi, huruf, dan sebagainya.

Jendela Layer Dialog yang memandu kita dalam menangani lapisan-lapisan gambar dan channel. Konsep layer (lapisan) secara detail akan kita bahas di bab lain. Kalau anda secara tidak sengaja menutup jendela ini, anda dapat menampilkannya kembali dengan mengklik menu File > Dialogs > Create New Dock > Layers, Channels, & Paths pada jendela main-toolbox.
Cobalah membuka sebuah foto dengan mengklik menu File > Open pada jendela main-toolbox. Foto yang dibuka akan ditampilkan dalam sebuah jendela sendiri yang dinamakan image window. GIMP memungkinkan anda membuka beberapa foto sekaligus, dan menampilkan tiap foto dalam image window tersendiri.
1. Memperkecil Ukuran Foto
Dengan pilihan kualitas shooting terbaik, kamera digital saat ini bisa menghasilkan foto dengan lebar 2000 - 4000 pixel. Pixel adalah satuan dalam dunia grafik digital yang menunjukkan jumlah titik warna. Foto dengan lebar 2000 pixel berarti memiliki lebar yang terdiri dari 2000 titik warna yang berhimpitan. Ukuran besar seperti ini membuat pengguna dapat mencetak foto tersebut di atas kertas ukuran besar seperti A4 dengan hasil yang bagus (tidak terdistorsi). Namun di satu sisi, foto dengan ukuran demikian juga berarti memiliki filesize yang besar, dan umumnya kamera digital dengan pilihan kualitas terbaik akan menghabiskan 3 - 4 Mb untuk 1 foto (itu pun setelah dikompres menjadi JPEG). Jadi kalau anda ingin mengirim 10 foto lewat email, berarti anda harus mengupload sekitar 30-40 Mb. Katakanlah anda mungkin mengirimkannya dari Jepang dengan koneksi BB ataupun Fiber, tapi bagaimana kerabat anda dari Indonesia bisa mendownloadnya?
Kalau kita amati, resolusi monitor komputer umumnya hanya 1024 x 768 pixel dan beberapa memiliki resolusi 1440 x 900 pixel untuk layar lebar. Hal ini berarti foto berukuran 1024x768 pixel saja sudah cukup untuk memenuhi 1 layar monitor. Jadi kalau anda hanya ingin berbagi foto untuk dilihat di layar monitor ataupun dicetak di kertas ukuran post-card, mengecilkan ukuran foto sampai 1024x768 atau 800x600 pixel merupakan pilihan yang baik. Foto dengan ukuran tersebut, filesizenya hanya berkisar antara 100-300Kb sehingga memudahkan anda untuk mengirimnya lewat email, dan juga tentu saja tidak menyiksa orang yang mendownloadnya dari warnet atau pun dengan Speedy. Namun dalam proses memperkecil foto ini, tentu saja foto dengan ukuran asli harus tetap disimpan.
Bukalah sebuah file dengan mengklik menu File > Open di jendela main-toolbox. Jendela image-window akan dibuka untuk menampilkan foto tersebut. Perhatikan angka dalam satuan persen yang ada di bawah foto pada jendela image-window. Angka tersebut menunjukkan zoom. Ubahlah angka tersebut menjadi 100% dan lihat seberapa besar ukuran asli foto anda.

Untuk mengubah ukuran foto (memperkecil / memperbesar), pilih menu Image > Scale Image pada image-window. Sebuah jendela untuk mengatur parameter fasilitas ini akan ditampilkan, dan saat ini kita hanya perlu fokus pada dua parameter yaitu width-height serta satuannya.
Di sebelah kanan parameter height, anda akan menemukan parameter satuan yang bisa dipilih antara pixel, percent, cm, dan lain-lain. Anda bisa mengubah ukuran secara eksak dengan satuan pixel, misalnya lebar 1024 pixel. Sedangkan satuan persen memungkinkan anda mengubah ukuran secara relatif, misalnya 50% relatif terhadap ukuran asli.
Di samping kanan parameter width dan height, anda juga dapat melihat ada icon seperti mata rantai vertikal. Kalau icon ini diklik, mata rantai akan terbuka - tertutup. Sementara ini, pastikan mata rantainya tertutup dan kita akan bahas mengenai hal ini lebih detail di bab lain yang membahas aspek rasio. Dengan mata rantai tertutup, jika anda mengubah salah satu parameter (entah itu width atau height), maka GIMP akan secara otomatis mengisi mengubah parameter yang lain. Misalkan anda mengisi width 50%, maka otomatis GIMP akan mengisi height dengan nilai 50% yang berarti foto akan diperkecil 50% dari segi lebar dan tinggi. Cobalah mengisi width dengan angka 1024 dengan satuan pixel, kemudian tekan tombol Scale.
Simpanlah foto yang telah diperkecil dengan mengklik menu File > Save As (bukan Save ...), dan berikanlah nama baru untuk foto yang telah diperkecil ini. Jangan lupa untuk menambahkan ekstensi jpg di akhir nama file agar GIMP mengerti bahwa anda ingin menyimpan foto dalam format JPEG. Misalkan nama file yang anda inginkan adalah "Nature", maka ketiklah "Nature.jpg". Setelah foto tersimpan, bandingkanlah filesize-nya melalui windows explorer dan coba lihat kualitas foto dengan mengklik kanan nama file foto tersebut di Windows Explorer dan pilih Preview.
2. Rotasi Foto Landscape dan Potrait
Ada kalanya anda menemukan bahwa foto yang dihasilkan suatu digital kamera tidak memuat informasi mengenai orientasi foto di metadata-nya. Akibatnya, pada saat kita memotret dengan orientasi potrait, yang terlihat di komputer justru seperti ini:

Untuk merotasi foto ini, klik menu Image > Transform di image-window. Ada beberapa pilihan seperti rotasi 90 derajat searah jarum jam, berlawanan jarum jam, atau pun 180 derajat. Dalam kasus foto di atas, kita perlu memutar 90 derajat berlawanan arah jarum jam, sehingga pilihlah Rotate 90 counter-clockwise.

3. Cropping
Cropping merupakan istilah untuk pengambilan suatu daerah (biasanya berbentuk segi empat) di dalam foto dan membuang bagian lainnya. Proses ini berguna untuk membuang ruang yang "tidak diperlukan" serta membuat objek menjadi lebih terfokus.
Perhatikan gambar berikut:

Tampak orang-orang di atas terlihat mengganggu fokus kita terhadap objek, dan ruang kiri-atas foto terasa berlebih karena objek berada di kanan-bawah foto.
Untuk melakukan cropping, pertama kita perlu membuat seleksi yang menandakan bagian apa yang akan kita ambil, dan secara otomatis menandakan bagian di luar seleksi adalah bagian yang akan dibuang. Pilihlah Rectangle Select Tool di main-toolbox, klik-kiri mouse dan tahan di sudut kiri-atas daerah yang akan kita seleksi, kemudian geser mouse untuk membuat kotak seleksi.


Klik menu Image > Crop to Selection pada image-window.

Hasil akhir:

4. Membuat Foto Lebih Terang
Disebabkan oleh berbagai faktor, ada kalanya kita mendapati hasil pemotretan yang terkesan suram tanpa detail bayangan sehingga kita ingin memperbaikinya agar terlihat terang.
Setidaknya ada tiga cara untuk menangani kasus ini:
A. Brightness & Contrast
B. Level
C. Curve
Kekuatan datang bersama kompleksitas, dan itulah yang terjadi untuk tiga fasilitas di atas. Brightness & Contrast merupakan yang paling sederhana, dan Curve merupakan fasilitas yang paling kompleks. Curve merupakan salah satu fasilitas yang sulit dikuasai. Namun curve merupakan fasilitas esensial yang sangat bisa diandalkan. Pembahasan mengenai Level dan terutama Curve akan kita lakukan di bab lain yang lebih spesifik.
Dalam bab ini kita akan coba menggunakan Brightness & Contrast untuk memperbaiki foto yang terkesan suram berikut:

Klik menu Color > Brightness & Contrast pada image-windows. Sebuah jendela untuk mengatur parameter fasilitas ini akan muncul. Fasilitas ini memiliki dua parameter sesuai namanya yaitu Brightness & Contrast. Brightness menggelapkan atau menerangkan warna secara keseluruhan, sedangkan Contrast membuat perbedaan gelap-terang semakin kuat atau pun semakin lemah. Cobalah bermain-main dengan kedua slider tersebut sampai anda menemukan kombinasi yang membuat foto sesuai keinginan anda.

Hasil akhir:

5. Rotasi Foto (Detail)
Kadang kala, mungkin karena terburu-buru, tanpa disadari kita memotret suatu objek sementara posisi kamera agak miring di tangan ataupun tripod. Akibatnya foto yang dihasilkan pun akan miring seperti gambar berikut:

GIMP dapat merotasi foto secara inkrimental (kenaikan sudut bertahap) dengan metode interpolasi yang secara garis besar tidak merusak foto.
Untuk merotasi foto, klik Layer > Transform > Arbitrary Rotation. Jendela untuk mengatur parameter rotasi akan muncul dan ada tiga parameter yang bisa kita ubah: angle, centerX, dan centerY. Angle sesuai namanya mengatur sudut putaran. CenterX dan centerY menunjukkan posisi yang menjadi poros rotasi, yang secara default ditetapkan di tengah-tengah foto oleh GIMP. Tentu saja anda dapat mengubah poros rotasi, misalnya menjadi di sudut kiri-atas, dengan menarik tanda plus yang tampil di tengah foto ke posisi yang diinginkan. Atau dengan memasukkan nilai koordinat (x, y) secara langsung.Cobalah mengatur slide angle sampai bidang horizontal foto menjadi datar.

Setelah rotasi dilakukan, anda akan melihat bahwa ada sebagian ruang di pinggir foto yang menjadi kosong.

Untuk membuang daerah kosong tersebut kita akan menggunakan perintah crop (lihat sub-bab 3 di atas). Pilihlah rectangle-select tool dan seleksi bagian foto yang akan diambil:

Kemudian klik menu Image > Crop to Selection.
Hasil akhir:

6. Foto Hitam-Putih
Foto hitam-putih terkadang memberikan nuansa dramatik yang tidak bisa ditampilkan oleh foto berwarna sehingga saat ini pun masih sering kita temui fotografer yang menggemari foto hitam-putih.
Bukalah foto yang ingin anda ubah menjadi hitam putih, kemudian klik menu Color > Desaturate. Ada tiga pilihan untuk dijadikan basis penentuan warna abu-abu: Lightness, Luminosity, Average. Cobalah bandingkan ketiganya dengan cara memilih salah satunya, kemudian undo dan memilih yang lain.


7. Foto Sepia
Sepia adalah istilah untuk foto berwarna kecoklatan dan pudar yang umum ditemui pada era awal fotografi. Efek sepia memberi kesan antik terhadap foto.
Untuk membuat efek ini di GIMP, pilihlah menu Color > Colorize. Fasilitas ini memiliki tiga parameter: Hue, Saturation, dan Lightness. Hue mengatur spektrum warna. Warna coklat-kuning yang cocok untuk sepia berada di Hue 30 - 50. Saturation mengatur seberapa vivid warna yang dihasilkan. Dalam hal ini sepia seharusnya tidak berwarna tajam sehingga nilai Saturation perlu diturunkan. Lightness menentukan tingkat terang foto secara keseluruhan. Cobalah menggeser ketiga parameter tersebut sampai anda merasa sesuai dengan keinginan anda.



